Sedikit Cerita dari Perjalan Yesus *Menyembuhkan Orang Lumpuh*

Suatu ketika Yesus mengampuni dosa seorang lumpuh, tetapi di tuduh oleh para pemimpin agama yahudi

Yesus Menyembuhkan Orang lumpuh juga mengampuni dosanya di hadapan ahli taurat

sebagai menghujat Allah. pengampunan yang diberikan Yesus ini telah menyertakan sejumlah ahli taurat yang hadir di situ untuk mendengarkan pengajaran Yesus. Mereka terkejut mendengar kata-kata pengampunan yang di berikan Yesus ini. Mereka bertanya-tanya, siapakah Yesus ini sampai berani memberi pengampunan dosa kepada orang lain. Mereka sebenarnya datang untuk meminta Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu, tapi yang diberikan ialah pengampunan dosa. Apakah Yesus tidak mengenal kebutuhan manusia? yang di minta penyembuhan, yang di berikan malah pengampunan dosa.

Keberatan para ahli taurat pada kuasa Yesus untuk mengampuni dosa, memang ada betulnya, tapi dalam bacaan injil *lupa injil mana he he he he* justru mau menunjukkan bahwa Yesus memberi jauh lebih banyak dari apa yang diminta. Yesus bukan hanya berkuasa mengampuni dosa, tapi juga berkuasa untuk memerintahkan seorang lumpuh untuk berjalan. Kepada si lumpuh Yesus berkata “Hai anakKu, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu”. Jadi dari perbuatan ini Yesus mau menunjukkan bahwa Dia sungguh berkuasa mengampuni dosa, membuat orang lumpuh saja bisa berjalan apalagi mengampuni dosa. Kalau yang sulit saja Yesus bisa lakukan, apalagi yang mudah. Yesus ingin kita menyadari dan percaya bahwa Dia berkuasa mengampuni dosa.

Persoalan kekuasaan Yesus untuk mengampuni dosa, sepantasnya tidak ada lagi, kita sungguh-sungguh harus percaya akan hal itu. Dan dalam injil ini juga sebenarnya peneguhan bagi iman kita. Tapi di lain pihak, injil juga mau menyadarkan kita tentang hubungan iman dan penyerahan diri kita pada Tuhan dengan pengampunan dosa, sebagaimana kita harus mengerti dan menghayati pesan sabda Tuhan ini. untuk itu marilah kita fokuskan perhatian pada pengalaman iman iman para pengusung  dan orang lumpuh dalam kisah injil ini.

Iman yang tampak pada para pengusung dan orang lumpuh harus di akui luar biasa. Mereka tidak kehilangan akal bertemu Yesus, meskipun ada halangan, iman mereka di uji dalam tantangan, dan iman mereka tetap bertahan. Iman semacam ini membuat mereka sampai kepada Yesus, mendapat pengampunan dosa, dan si lumpuh memperoleh kesembuhan. Suatu kekuatan baru untuk bangkit dan berdiri meneruskan perjalannya.

Dalam konteks inilah, kita mencoba melihat dan mengaitkan kembali dengan pengalaman-pengalamn kita sebagai pengikut-pengikut Yesus, kelompok minoritas di Indonesia raya ini. Ada pembakaran gereja-gereja, hak sebagai warganegara untuk kenaikan pangkat, kemudahan ini dan kemudahan itu seringkali di nomorduakan, belum lagi adanya intimidasi, teror n etc.

Berhadapan dengan tantangan-tantangan ini, kita sebagai pengikut Yesus di ajak supaya iman kita tetap bertahan dan tidak kehilangan akal untuk dapat bertemu dengan Yesus, mewartakan Kerajaan Allah di dunia. Sebagai pengikut Yesu, kita harus selalu memiliki kekuatan dab semangat baru untuk bangkit dan berdiri melawan segala bentuk tantangan, penindasan, tekanan n etc.

Dan tantangan-tantangan tersebut akan lebih mudah kita hadapi jika kita bersatu padu dalam iman. Yang sehat dan yang sakit bekerja sama agar sampai kepada Yesus. Yang sehat memberi harapan kepada yang sudah tidak punya harapan lagi. Seperti halnya sapulidi yang kalau di kumpulkan dan diikat menjadi satu bagian, akan mempunyai kekuatan untuk membersihkan kotoran-kotoran yang ada di halaman rumah kita. Demikian juga halnya dengan Gereja. Gereja akan berkembang subur dan selalu bersemangat, ada Rohnya, jika kita para anggotanya selalu bersatu padu dalam iman. maka berbahagialah kita yang selalu hidup bersatu dalam iman, karena dalam persatuan itulah kita akan bertemu Yesus, memperoleh pengampunan dan semangat baru untuk mengatasi segala persoalan tantangan hidup dengan lebih baik. SEMOGA..…:)

AMIN……. :)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s