DPR Dikasih Bingkisan Barang Bangunan

Liputan6.com, Jakarta: Badan Eksekutif Mahasiswa atau BEM Universitas Indonesia memberikan bingkisan atau parsel kepada DPR. Bingkisan itu berisi antara lain batu bata, paku, serta bahan bangunan lainnya sebagai lambang penderitaan rakyat yang masih sulit membangun rumah ideal akibat himpitan ekonomi.

Pemberian bingkisan bangunan ini sebagai bentuk penolakan mahasiswa terhadap pembangunan gedung baru DPR yang diperkirakan menelan biaya Rp 1,1 triliun. “Pembangunan gedung baru DPR harusnya bisa ditinjau kembali dan kalau perlu bisa ditunda atau dibatalkan sama sekali,” kata Maman, Ketua BEM UI, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin (4/4) siang.

Menanggapi maraknya penolakan, pimpinan DPR akan menggelar rapat konsultasi dengan seluruh fraksi untuk memutuskan jadi atau tidaknya pembangunan gedung baru DPR. Rapat konsultasi memungkinkan untuk membatalkan pembangunan bila akhirnya semua fraksi menolak.

“Kalau memang mayoritas fraksi berkeinginan untuk dilakukan perubahan, nanti disampaikan di rapat paripurna,” tutur Wakil Ketua DPR Pramono Anung. “Besok adalah rapat konsultasi, tapi keputusan tetap di rapat paripurna.”

Sementara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, siang tadi. sejumlah kalangan yang mengatasnamakan Laskar Gerindra mengajukan gugatan terhadap pimpinan DPR karena dianggap meloloskan izin pembangunan gedung baru. Pimpinan DPR dinilai melanggar pasal 3 ayat 1 Undang-undang nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan serta Azas Kepantasan dan Kepatutan.(BOG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s